BERITA TERBARU

Halo goodwriters yang juga goodthinkers! Ada kapal di dalam kaleng Pas ditengok, eh kapal-kapalan Masih soal pengumuman challenge Siapa hayo yang penasaran? Ini dia yang satu lagi. Pengumuman pemenang #challengetime #musicforwriter! Kira-kira siapa yaa pemenangnya? Jeng jeng jeng … Bang Dimec dan Penakata sependapat bahwa karya loe semua keren-keren abis! Tema tulisan beragam, dengan style yang khas dari masing-masing goodwriters, membuat Bang Dimec perlu banyak pertimbangan untuk milih...
Halo goodwriters! Sebelumnya, Penakata mau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ya bagi yang menjalankan. Mohon maaf atas segala salah dan khilaf kami. Semoga goodwriters tetap semangat menulis, ya! Menjelang awal-awal puasa begini, Penakata banyak kejutan untuk loe semua. Apa, ya? Hayooo tebak! Inilah dia yang ditunggu-tunggu. Pengumuman pemenang #challengetime #bookforwriter! Kira-kira siapa yaa pemenangnya? Jeng jeng jeng … Oh ya, Penakata dan tim juri sangat mengapresiasi karya...
Sore hari yang syahdu di Pullens Cafe and Resto Semarang, Jumat tanggal 26 April lalu menjadi hari bersejarah bagi kami. Semua itu terekam oleh tembok putih kafe dan lukisan-lukisan indah serta lampu-lampu kecil yang menghiasi lantai dua. Kami, bersama Gmedia untuk pertama kalinya berkolaborasi dan mengadakan acara offline. Kolaborasi adalah nyawa kami. Kolaborasi bukan lagi hal yang asing di era...
Di era digital, kita sudah tidak asing lagi mengenal personal branding. Personal branding menjadi cara kita untuk membangun citra diri di hadapan khalayak umum. Adanya perkembangan internet merupakan aset bagi seseorang untuk lebih mudah mengembangkan personal branding. Kunci utama dari personal branding adalah citra positif mengenai diri kita yang dipahami orang lain. Hal ini memungkinkan kita untuk lebih mudah dikenal,...
Halo goodwriters yang cerdas, baik, dan rajin menabung. Pagi ini cerah, secerah harapan Mimin untuk Penakata. Tapi Mimin lagi pusing nih. Pengin ngambek sama elu yang bikin Mimin pusing. Soalnya para goodwriters kelewat kreatif, sampai Mimin bingung. Mimin senang sebenarnya, tapi Mimin pengin bikin tips supaya elu semua makin kreatif. Yap, Mimin mau ngasih tahu cara upload gambar yang tepat untuk tiap tulisan loe...
Pagi, masih bersama rindu disini. Ia menatap sekeliling dan mencari keberadaan Temu. Ia tatap rindu yang tertidur disampingnya bersandar di bahunya sambil mendengkur pelan. "Rindu, sudah pagi. Kau tidak ingin melihat matahari terbit?" Pagi sadar Rindu tidak terbangun dengan tegurannya itu. Ia tidak menggeser sedikitpun tetapi terus berbicara. "Rindu, bangunlah. Tidur melulu tidak akan bisa membuatmu berjumpa dengan Temu, ia hanya berada...
Aku sedang mengancing baju seragamku saat kutatap sisi sebelah kiriku Ruangan ini sunyi sekali Tidak seperti biasa Juga tidak ada seorangpun "Dimana mereka?" Aku berjalan pelan melewati ruang tengah Ini ruangan apa dan rumah siapa? "Aku harus pergi dari sini" batinku Tapi tak kutemukan pintu Seberkas cahaya tampak jauh di ujung sana Apakah itu pintunya? jika iya, maka aku harus segera keluar dari sini
  Malam yang begitu indah, akulah sang rembulan perawan yang kau rajah dengan rajamu. Lalu dari belahan dada, mengalirlah sederas puisi yang tercipta dari degup jantungku. Di sana ada sebuah seruan, kau kini adalah pemilik dari segala tubuhku yang tumbuh menjadi larik-larik puisi. Maka bacalah dengan kecupan-kecupan kecil hingga tuntas. Agar kau dapat mengerti, puisi ini adalah cintaku. -Dan-
BUKAN SEKADAR DARAH YANG MEMBUAT HASRAT. Oleh : Nur Alif Prasetyo Ada jerami yang menjual darah, Di balik raga yang ringkih di timpa angin. Ia punya rasa membelah angkasa, dan menghujam ke dasar samudra. Padahal sorotnya ringan dan sahaja. Bukan sesuatu yang buat lari Ingatlah Mereka penuh darah Mereka suka kamu Mereka akan menerkammu  
Bianglala berhenti berputar Suara riuh gaduh sekitar mengisi rongga telinga Ku alihkan pandangan Sedang mencari Ku edarkan pandangan lebih luas Masih mencari Ketakutan mulai menyelimuti "Dimana?" Aku hanya berdiri tanpa pergi Mulai menangis tersedu-sedu Sesuatu yg menakutkan itu persis disampingku -
Motor kita terus melaju dengan kecepatan sedang. Menembus angin jalanan Magelang – Jogja  yang sudah tercampur polusi. Jalanan yang lurus dan cukup lengang membuatku merasakan beban semakin berat. Rupanya, di belakangku kamu mengantuk. Masih sepagi ini – pukul 8, kepalamu sudah berkali-kali terantuk helmku. Payah! Katamu kita mau main? Aku lantas menepikan motorku ke minimarket terdekat. Masuk sebentar, dan memberimu sebotol...
Seorang laki-laki yang tidak begitu populer datang dalam pikiranku. Menjejal dengan banyak pertanyaan yang membuatku bebal. Selama hidup berapa kali kamu berpindah-pindah? Mungkin lebih mudahnya, dalam sehari berapa kali kamu berpindah? Jawaban yang paling mudah adalah banyak sekali. Lalu apa yang kamu dapat dari perpindahan itu? Tentu banyak juga. Sayangnya, tidak banyak yang bisa dipetik. Seolah semuanya berlalu begitu saja....
Sabun sebagai bahan pembersih yang sangat lekat dengan kehidupan kita. Sabun telah menjadi kebutuhan pokok seperti layaknya makanan yang kita konsumsi setiap hari, setiap waktu. Bagaimana tidak? Sabun digunakan ketika kita mandi, selesai makan, membersihkan pakaian, lantai, kendaraan, bahkan buah dan sayur yang akan kita masak. Kalau tidak ada sabun, kita bisa apa? Beberapa waktu lalu saya tertarik untuk mempelajari...
Sebelum terlalu jauh aku sudah mengingatkan. Membaca tulisan ini akan menimbulkan efek samping seperti ambigu, ingin banting hp dan langsung log out! Aku manusia biasa. Satu-satunya yang bilang aku bidadari adalah pacarku, itupun saat pedekate dan akhirnya sebutan bidadari berubah jadi satan ketika kami putus Ckkk..! Aku manusia biasa walaupun bukan rocker tapi aku punya hati dan rasa. Aku akan tertawa...
“Tiap tahun Bayek selalu pulang kampung tapi kali ini berbeda. Kali ini dia tidak pulang untuk liburan. Bayek pulang, untuk pulang.” Judul buku: Ibuk Penulis: Iwan Setyawan Genre: Novel/fiksi Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: Cetakan pertama Juni 2012 - Cetakan kelima Desember 2017 Jumlah halaman: 293 halaman Harga: Rp78.000 (Pulau Jawa) Wara/blurb  Masih belia usia Tinah saat itu. Suatu pagi di Pasar Batu telah mengubah hidupnya. Sim,...