sumber gambar; pixabay.com

Berandai dia pada bulan merah
Bersajak dia pada cinta semata
Berjuta kata tercipta meramu puja
Berprosa rindu artikan semua resah
Ah, mengapa cinta begitu mudah dia rangkai
Di kejauhan ini ada hati tertikam oleh dustanya

Cinta, adakah cinta dia maknai bagai mantra
Sementara lakunya bagai rajam menusuk dada
Cinta, betapa manis dia urai bak kamasutra
Sedangkan arti sejatinya tak pernah sampai pada jiwa
Ah, dia pecundang kata juga kalimat semata
Cinta hanya kiasan, hingga trauma masa lalu adalah kesakitan paling hakiki menggenggam erat akan egonya

DIKA080219

 

6 KOMENTAR