sumber: dok. pri

Hai kawan-kawan goodwriters. Pada ke mana sih? Haduh, sepi sekali.

Padahal aku akan mengajakmu jalan-jalan seru. Ayolah merapat. Kali ini akan kuajak ke Pemalang. Ngapain sih ke Pemalang?

Ya, aku akan mengajakmu wisata seru sambil memacu adrenalin. Yuhu … kita mau rafting!

Siap-siap dulu gih. Bawa baju ganti, kamera, dan macem-macem pokoknya! Kita akan meluncur ke … Moga River Park Rafting di Pemalang.

sumber: dok. pri

Moga River Park Rafting ini terletak di Jl. Raya Moga – Pulosari, Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Tempat ini buka tiap hari, dari jam 07.00 sampai 22.00 WIB. Oh ya, kita harus mengeluarkan kocek sebesar 130.000/orang untuk main arung jeram sepanjang 7,5 km atau 10 km yang berakhir di Mejagong, Randudongkal.  (Oh ya, harga bisa jadi berubah ya. Hihi.)

Lagi-lagi, kamu tak perlu khawatir. Harga tersebut sudah termasuk 1 – 2 skipper untuk masing-masing boat. Hehehe. Apa? Kamu belum pernah rafting? Aduh, kita sama. Yuk ah, nggak usah takut!

Setelah itu, ayo kita ganti baju. Jangan khawatir, di sana ada pos yang bisa kita titipkan barang bawaan dengan aman. Para penjaga di pos tersebut akan menjaga barang kita dengan baik sampai kita selesai rafting.

Sudah siap? Ayo kita ke lapangan. Skipper akan mengarahkan kita untuk mengambil helm, mengenakan pelampung, dan juga mengambil dayung yang akan kita pakai. Tenang saja, kita juga akan diberi tahu bagaimana menggunakan alat-alat tersebut dengan benar.

mumpung belum basah, pose dulu lah (sumber: dok. pri)

Selain itu, kita juga diajak pemanasan dan diberikan instruksi oleh tim skipper yang berpengalaman. Mereka akan memberi tahu kita, kapan kita harus jongkok, kapan harus duduk di sebelah kanan, kapan harus mendayung, dan seterusnya nanti ketika mengarungi sungai.

Lah? Kok kamu gemetar?

Kamu berbisik padaku, membuatku kaget. Apa? Nggak bisa berenang?

Hei, tenang saja! Kita sudah memakai APD lengkap kok. Asal nggak usil dan patuh dengan instruksi, kita akan aman.

Baiklah, karena boat sudah siap, mari kita menuju sungaaai. Yeayyy!

Oh ya, Moga River Park Rafting ini menelusuri Sungai Comal Pemalang. Air sungainya jernih banget, Coy! Adem-adem seger. Berasa di sungai tempat bidadari dan bidadara mandi. Hahaha.

Yuk ah, sebelum naik boat, kita berdoa dulu supaya arung jeram kita ini selain aman, juga seru dan tak ada halangan apapun. Ah, iya. Kalau kamu mau bawa kamera atau bawa ponsel untuk memotret, jangan lupa dikalungkan lehermu dan diberi pelindung yang tahan air. Sayang banget kan, kalau rusak? Soalnya kita bakalan kena air terus. Namanya juga main air! Nggak basah nggak seru keleus!

Tapi untuk antisipasi, nggak usah khawatir. Di sana ada yang motret kita kok. Petugas skipper-skipper lain akan stay di sudut-sudut yang sudah mereka tentukan untuk memotret kita dengan keren dan natural alias candid. Kameranya pun nggak abal-abal. So … let’s go!

yeayy mulai jalan! (sumber: dok. pri)

Yuhuuu! Boat mulai berjalan pelan. Aduh, deg-degan juga ya? Mana nih jeramnya?

Eh lihatlah! Di sekeliling kita, pemandangan alamnya sungguh keren. Uwaaaback to nature abis dah! Mana sungainya juga penuh bebatuan, dari kecil sampai raksasa.

yaaah nabrak batu! (sumber: dok. pri)

Huwaa!!! Ah, boat kita rupanya menabrak batu. Pantas tiba-tiba berhenti. Untung tidak jungkir balik. Tenang, kita bisa menangani ini kok. Tentu dibantu mas dan mbak skipper.

Yak, boat kita mulai berjalan lagi dan … “Huwaaa!!!” Barusan kita melewati jeram. Jeram di awal-awal belum terlalu curam sih. Tapi … teriak saja deh sepuasnya! Lepaskan semua beban dan masalahmu. Sebentar lagi ada jeram yang lebih besar. Satu … dua … tiga …

“AAAAAA!!!”

Sial. Kita diketawain mas dan mbaknya. Pasti ekspresi kita tampak ketakutan sekali, ya?

Oh ya, mas dan mbaknya ramah juga lho. Ketika kita melewati arus sungai yang tenang, mereka akan mengajak ngobrol. Kita pun boleh kepo-kepoin mereka, hihi. Lumayan lah, kalau ada yang bening bisa lah saling bertukar nomor WA. Hahaha. Dan rupanya air Sungai Comal lebih bening. Hiyaaah.

Hei. Tidak terasa, setelah beberapa jeram kita lewati, sampailah kita di tempat yang airnya sungguh tenang. Bisa nih berenang atau main air sambil menikmati pepohonan yang rimbun di sekeliling kita.

Eh, sebentar. Ini mbak dan masnya kok tiba-tiba senyum-senyum kenapa, ya?

Tiba-tiba ….

“HUWAAAA!!!!”

Kita berteriak sekencang mungkin ketika mereka menjungkirbalikkan boat kita. Sial! Nakal ih mereka. Nggak tahu apa, kita sudah panik, megap-megap di air berasa mau mati!

“Tenang aja, kalian kan pakai pelampung,” kata Si Mbak sambil tertawa terpingkal-pingkal.

Ah sudahlah, ini yang membuat rafting kita tambah seru! Wah, kebetulan banget di sini juga banyak spot foto yang instagrammable.

“Yak, senyum!!!” Salah satu mas-mas yang ada di tepi sungai tiba-tiba berteriak sambil memegangi kamera. Yuk, berpose sekonyol mungkin!

Omong-omong, mereka pasti juga memotret ekspresi kita yang ketakutan setengah mati, ya? Ah, nanti harus kita minta pas sudah sampai basecamp.

“Ayo, kalian bisa foto melingkar sambil terapung di air!”

“Wah, mauuu mauuu!” teriakku.

Kitapun berpose seolah menyatu dengan alam. Keren sekali!

foto melingkar (sumber: dok. pri)

Setelah puas foto-foto, kita melanjutkan perjalanan. Tak lupa berhenti sejenak di salah satu pos. Rupanya para skipper tahu kalau kita lapar, Coy! Lumayan lah, ada gorengan dan kue, juga ada teh maupun kopi. Soalnya perjalanan masih berapa kilo lagi.

Sudah ya, makannya jangan banyak-banyak. Kebelet di tengah sungai kan nggak asik banget!

Kita pun melanjutkan perjalanan. Rupanya, jeram selanjutnya lebih curam lagi. Bahkan ada semacam gua dengan air yang arusnya deras. Kalau kita tidak mengikuti instruksi skipper, waah … sudah tenggelam masuk gua kita.

sebentar lagi sampai finish (sumber: dok. pri)

Tapi untung saja, kita sudah sampai Mejagong, Randudongkal dengan selamat. Meskipun sedih sih, arung jeram kita sudah berakhir. Nggak terasa, ya. Ah, kamu pun juga sedih kan sebentar lagi berpisah denganku? Hihi.

Ah, sial. Kamu memukulku pakai dayung! Untuk tidak mengenai kepalaku.

pose dulu, hihi (sumber: dok. pri)

Dari Mejagong ini, kita akan kembali ke tempat awal kita tadi naik pick up. Tentunya, masih dalam keadaan basah kuyup.

sudah sampai tempat semulaaa, bye! (sumber: dok. pri)

Sampai tempat semula, kita boleh kok main-main dulu. Ayo lah, mumpung belum ganti baju, kita berenang di sungai yang jernih ini. Sekadar main obok-obok juga nggak apa-apa, sih.

Kalau sudah puas, baru deh kita ganti baju dan bersiap pulang. Gimana? Terima kasih sudah menemaniku.

Main sama aku seru, ‘kan? Setelah ini, yuk kita ke mana?

11 KOMENTAR