www.pixabay.com/paulbr75

Di sore yang mulai mendung – mendung asoy, saya mulai berpikir mau apa lagi di hari Minggu seperti ini. Alih-alih berpikir melakukan hal apa lagi, padahal seharian memang tidak berbuat apa-apa. Kenyataannya yang benar mau makan apa lagi? Ya, seperti itulah kalau hari libur. Otak sudah dilepas skrup-skrupnya terus dielus-elus manja. Seolah bilang, “Sudah ini hari liburmu, tidak perlu banyak bergerak. Istirahat saja! ”

Tapi yang namanya otak sudah terbiasa dipakai berpikir rasanya tetap ada rasa bersalah jika didiamkan begitu saja. Apalagi niat untuk menulis #MarketerForwriter di Penakata.com sudah lama ada. Makanya harus terealisasi hari ini juga. Jika tidak, bisa abad depan atau malah pupus tidak menulis sama sekali. Kalau dilihat juga belum ada satupun tulisan dengan tema challenge ini. Jadi sebagai penulis pertama mungkin bisa sebagai pemantik teman-teman lain untuk menjawab tantangan ini. Semangat!

Buat Apa Ada Hari Minggu Kalau Masih Bangun Pagi

Dari tagline di atas sudah bisa ditebak, kan? Sayiba ini adalah anti bangun pagi club kalau Hari Minggu. Sebenarnya wajar sekali karena setiap Senin sampai Sabtu selalu bangun pagi untuk berangkat kerja di kantoran yang jam kerjanya dari pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore. Belum lagi kalau ada jadwal lembur. Sudah pasti Hari Minggu adalah waktunya quality time dengan bantal, guling, dan selimut.

Seperti anak kecil yang masih sekolah. Kalau hari biasa paling susah dibangunkan untuk berangkat ke sekolah. Orangtuanya harus berkali-kali membangunkan. Kalau sudah bisa bangun, tidurnya dilanjutkan di kamar mandi. Kalau belum digedor-gedor belum menyentuh air. Hayo, jujur siapa yang masa kecilnya seperti itu?

Sebaliknya kalau hari Minggu orang tua tidak perlu capek-capek membangunkan. Anak-anak sudah bisa bangun sendiri, langsung pergi mandi, dan bersiap main bersama teman-temannya. Kenapa sekolah menjadi momok terberat pada anak-anak, ya? Padahal nanti kalau sudah tidak lagi sekolah momen itu paling dirindukan.

Bagaimana dengan kita yang sudah dewasa? Berbeda orang, berbeda kesibukannya. Ada yang mungkin awal pekannya dihabiskan untuk istirahat dan baru bekerja di akhir pekan. Ada yang sepanjang pekan dihabiskan hanya untuk bekerja bagai kuda, lol. Pokoknya walaupun hari libur tetap harus dihabiskan dengan aktivitas supaya menjadi hari libur yang produktif.

Kalau saya sendiri cuma bisa cari inspirasi buat menulis seperti sekarang ini. Mungkin berbeda dengan teman Penakata yang lain. Teman-teman mungkin bisa sharing Hari Minggu biasa melakukan aktivitas apa?

2 KOMENTAR