Welll…..

Di siang hari ini yang tidak cerah, dimana hujan tengah mengguyur tempat tinggalku. Rasa kantuk sedang tidak mendominasi, sehingga ku putuskan untuk menjadi tukang ketik saja.

Tidak bisa dipungkiri banyaknya platform untuk tempat berkarya, seolah menjadi fenomena baru adanya penulis dadakan. Mungkin ane salah satunya guys!

Tentu saja, aku tidak pernah mendeklarasikan diri bahwa aku adalah seorang penulis. Sebelum berkecimpung di dunia kepenulisan pasti paham donk seluk-beluknya. Ini berbeda sekali dengan daku yang memang bisa dikatakan newbie.

Penulis di era digital seperti sekarang ini, memang diharuskan bisa menguasai berbagai topik atau tema. Penulis kreatif atau creative writing dan penulis konten/content writer. Apalagi jika kita dituntut untuk menjadi seorang katakanlah freelancer. Hal-hal yang ada sangkut-pautnya dengan dunia kepenulisan pun harus kita pelajari. Ini membuat wawasan kita semakin bertambah dan lebih mengeksplor diri kita.

Kaya beberapa hari kemarin, ada seseorang yang mendapatkan tugas rewording. What is rewording? Rewording sama dengan re-write atau tulis ulang kalimat. Menulis ulang kalimat yang berbeda dengan kalimat sebelumnya. Boleh ditambah, boleh dikurangi yang penting maksud dan isi kalimat tersebut bisa dipahami.

Mungkin di dunia kebahasaan ini hampir sama seperti penerjemahan. Rumusnya dari ST >TT (source text ke target text) atau SL ke TL (source language ke target language). Kita mengubah namun maknanya tetap tersampaikan dengan baik bukan melenceng jauh, nanti jadi ambigu. Kalau pakai rumus memang pusing, tapi kalau langsung practice tidak seseram yang dibayangkan.

Pada dasarnya semua orang pasti punya kemampuan menulis yang baik. Bahkan di seluruh belahan bumi banyak orang yang gemar menulis. Sejatinya menulis adalah kegiatan yang menyenangkan dan bisa mengisi waktu luang. Dari menulis ternyata kita juga bisa mendapatkan reward. Meskipun tidak melulu soal uang ya, guys.

Salah satunya reward ‘rasa bahagia’ dari menulis itu. Kebahagiaan memang tidak bisa dibeli dengan uang. Temukan kebahagiaanmu dengan menulis. Menulislah dimana saja sesuka hatimu tanpa ada rasa beban. Yang lalu biarlah menjadi kenangan, sambutlah yang baru dengan penuh keceriaan.

6 KOMENTAR