Sumber gambar : pexel/tomswinen

Aku adalah luka yang membahana
Yang paling betah merangkul lara
Aku adalah suka yang tak terkira
Yang paling ahli menjemput tawa

Tak ada teriak namun menyesakkan
Tak ada nyaring namun memusingkan
Tak pandai berkata namun ahli menyulut jiwa
Tak mampu bersuara namun ahli mencipta karya

Kau yang memilikiku
Maafkan jika lebih sering memberi gundah
Kau yang menggendongku
Maafkan jika lebih sering menawarkan resah

Namun, karena itu caraku bekerja
jadi kumohon lalui saja, nikmati saja
Ada ujung yang siap sedia

Jangan pernah berhenti
Atau kau kan temui kekalahan yang sejati

Goa, Sebelum masehi

4 KOMENTAR