Pixabay/Geralt

Jagalah mulutmu agar tidak menyakiti perasaan orang lain dan dirimu sendiri karena kata-katamu bisa berarti kematian dan kehidupan seseorang

Mulutmu bisa saja manis seperti madu, tapi bisa juga setajam pisau. Hampir dapat dipastikan ketidakharmonisan kamu dengan orang lain berawal dari sulitnya kamu menguasai lidahmu. Dari kata-kata yang terlontar dari mulut ini, hubunganmu dengan orang lain bisa berakhir tidak menyenangkan, bahkan menjadi buruk. Karena itu, ada kata-kata bijak yang mengatakan bahwa mulutmu adalah harimaumu yang akan menerkam kepalamu sendiri.

Mungkin juga kamu termasuk orang yang tidak pernah kehabisan kata-kata dalam mengomentari segala hal tanpa memikirkan akibatnya. Apa pun yang tidak berkenan di hatimu, terumbar bebas tanpa dipikir dulu. Tanpa kamu sadari, kebiasaanmu ini bisa dan kerap melukai perasaan orang lain. Menjadi pemicu terbesar terjadinya konflik antara kamu dengan orang lain.

Untuk itu, Penakata kasih kamu bocoran agar hubungan pertemananmu tidak menjadi buruk.

1. Memprotes atau mengkritik dengan nada menjatuhkan

Pixabay/Rawpixel

Meskipun kamu tidak sependapat atau tidak setuju dengan apa yang tidak berkenan denganmu, lakukan bentuk protes dan kritikanmu dengan sopan. Jangan sampai setiap kata yang terlontar dari mulutmu hanya kalimat negatif bernada ketus, pedas, dan cenderung tidak membangun. Kemukakan alasanmu mengapa sampai tidak sependapat. Utarakan baik-baik, apa yang menjadi opinimu. Biasakan untuk selalu memikirkan dulu setiap kata yang akan kamu ucapkan. Hati-hati dalam memilih kata. Sepatah dua patah kata yang tepat sudah cukup. Sebaiknya kamu harus tahu, kapan harus berbicara, kapan harus diam.

2. Kebiasaan mencela dan menghujat kekurangan orang lain

Pixabay/Kalhh

Tidak ada seorang pun yang sempurna di dunia ini. Jadi, ketika kamu mencela kekurangan seseorang, bisa itu mengenai fisiknya, karakter atau keadaannya, bisa dipastikan bahwa kamu sudah melukai hatinya yang paling dalam. Berkacalah pada dirimu sendiri sebelum kamu merendahkan orang lain. Jika hal yang sama terjadi padamu, bagaimana perasaanmu? Bukan sesuatu yang tidak mungkin, kamu pun akan mengalami hal yang sama. Selain akan membuatnya malu, bisa saja berakhir dengan dendam.

Pikirkan dulu sebelum melontarkan kata-kata celaan, hinaan, dan hujatan. Kata-kata negatifmu itu bisa membuat orang lain terpuruk dan tidak punya semangat hidup lagi. Merasa keberadaannya di dunia ini begitu memalukan dan tak berarti.

3. Bergosip atau bergunjing

Pixabay/Baruska

Membicarakan kejelekan atau hal-hal negatif tentang seseorang adalah satu kebiasaan yang akan memicu masalah baru dalam pertemananmu. Sekali lagi, tidak ada manusia yang sempurna. Kejelekan, keburukan, atau aib seseorang jangan kau perbincangkan dan jadikan bahan ejekan atau tertawaan. Apalagi bila beritanya sampai menyebar ke mana-mana, tidak hanya di komunitasmu. Reputasi atau nama baik orang itu akan rusak. Padahal, belum tentu juga orang itu seperti yang digunjingkan. Alhasil, yang ada rasa kecewa, sakit hati, dan tak jarang orang yang kamu gunjingkan itu merasa malu dan terluka karena gunjingan atau gosip tentang dirinya yang tidak bertanggung jawab. Ingat, kata-kata yang keluar dari mulut kamu bisa berarti kehidupan atau kematian.

4. Suka memaki dan mudah marah

Pixabay/Robbin Higgins

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Mungkin kamu seseorang yang mudah tersulut emosimu karena hal sepele atau kecil. Tak jarang, karena tindakan seseorang yang tidak berkenan dengan hatimu, kamu terpancing untuk melontarkan kata-kata keji, tidak pantas, dan kurang bersahabat. Tanpa kamu pikirkan, kamu umbar semua kemarahanmu melalui makian bernada kasar, pedas, dan tajam yang menusuk serta melukai hati.

Sesungguhnya, kemarahanmu itu wajar saja. Siapa juga yang akan diam membisu saat seseorang menyinggung perasaannya yang terdalam. Sayangnya, tidak semua orang bisa menerima kata-katamu yang menusuk itu. Kerena itu, jangan biasakan melontarkan kata-kata kasar, pedas, dan tidak pada tempatnya sekalipun kamu sangat marah. Sabarlah, kendalikan emosimu. Saat marah sebaiknya tetap tenang. Luapkan kemarahanmu di tempat sepi atau lakukan apa saja yang tidak membuat orang lain menjadi sasaran kemarahanmu.

Usahakan untuk selalu menjaga mulutmu. Jangan terlalu mudah mengumbar kata-kata yang menyakiti perasaan orang lain agar tidak terjadi konflik atau permusuhan. Berusahalah untuk selalu mengucapkan kata-kata penyemangat dan bermanfaat. Ingat, melalui kata-kata, seseorang bisa menjadi lebih baik atau lebih buruk. Karena itu, jagalah selalu lisanmu!**

18 KOMENTAR

    • Hai, Mue yang lagi happy karena menang challenge, selamat siang. Bahasanku tidak berat. Biasa saja kok. Kalau aku bikin kayak gini biasanya view-ku belum sampai sehari sudah 700 lebih. Wkwkwkk.😎

      Hatimu tidak perlu kamu jaga dariku karena aku tidak akan jatuh cinta padamu. Wkwkwkk. Bhaks. 😝😜

    • Wkwkwk, mengapa kita bisa membahas yang hampir sama, ya? Ide tulisannya itu loh.😯

      Saking licin, sering tergelincir, ya? 😫

      Baiklah, mari kita membenahi diri agar tidak udah terpancing emosi dan mengeluarkan kata-kata yang tidak berkenan. Wkwkwk. Minggu pagi yang bijak nih.😱😁

  1. Ini maksudnya buat aku, Bon? Kalau kamu yang minta, baik nanti aku laksanakan, eh penuhi permintaanmu.😆😁

    Sepengamatanku, kamu kalau ngetik sudah lumayan rapi. Cuma penggunaan kata-kata yang tidak baku saja yang belum terlalu kamu kuasai. Jangan cemas, Bon, menggunakan kata-kata baku tidak berarti tulisan kita menjadi kaku. Aku selalu menggunakan kata-kata baku meskipun ceritaku untuk media remaja. Hanya membiasakan diri saja sih. Ya, tergantung pilihan masing-masing.😉😆

    Wow, keren kamu, Bon. Lagi banyak job, ya? Semoga sukses, ya?😘

  2. 😂 bukan job kak Ana 🙈 cuma iseng aja hihii. Makasih banyak buat masukannya. Jangan lupa pagi ini dengan secangkir teh tanpa gula. Melihat senyummu pun sudah terasa manisss eakkkk 😂😂😂😂😂