Sharing is caring menjadi semangat penakata.com yang membuat saya tergugah untuk ikut berbagi. Tapi jangan dipikir saya akan bagi-bagi uang. Sebut saja Mini Writing Tips. Sebagai teknik dasar menulis cerpen dan novel. Baiklah, pada kesempatan ini saya mau membahas tentang

menggunakan huruf kapital pada kata sapaan. Silakan dibaca baik-baik: 

1. Untuk nama orang harus diawali huruf kapital, baik di narasi maupun dialog langsung.

2. Kata sapaan seperti Pak, Bu, Sayang, Kakak, Adik dan sebagainya. Di dialog langsung diawali huruf kapital. Sedangkan, di narasi berawalan huruf kecil.

3. Kata sapaan diikuti nama sama hukumnya dengan nama orang. Semua harus diawali huruf kapital. Baik di narasi maupun dialog langsung. Misal, Pak Tian. Itu sapaan diikuti nama orang.

4. Kata sapaan untuk orang pertama yang berbicara dalam dialog langsung, diawali dengan huruf kecil.

Contoh; “Kakakmu ke mana? Bilangnya main sebentar, tapi belum pulang juga. Bikin ibu cemas saja,” gumam Ibu.

Sampai di sini dulu.

Pemaparan di atas berdasarkan, sependek pengetahuan ilmu yang kupunya. Bila ada yang salah, boleh dikoreksi. Atau, jika ada tambahan boleh ditulis pada kolom komentar.

Semoga membantu.

Salam santun sore

Bonjour

 

Blora, 18 Januari 2019

–Yuke–

8 KOMENTAR

  1. Maf, aku koreksi, ya? Untuk kata “ibu” pada contoh kalimat di atas harus pakai kapital.😁
    Selain karena sapaan, kata itu juga menunjukkan hubungan kekerabatan.

    Sebenarnya, kalau kita memang mencintai dunia yang kita masuki sekarang ini, asal kita mau meluangkan sedikit saja waktu untuk selalu membuka kamus atau PUEBI, semua itu bisa kita pelajari kok. Saat kita tidak yakin dengan apa yang kita tidak tahu, bisa juga mencari tahu di internet. Sekali lagi, harus ada kesadaran dari diri sendiri. Niat tidak untuk menjadi lebih baik. Sesederhana itu.😉😄