Cerpen

Gelas yang pecah berkeping-keping tak mungkin bisa dikembalikan seperti semula, seperti halnya yang buruk di dalam diri. Mungkin bisa untuk diperbaiki, namun akan ada bekas meski dalam bentuk kenangan masa lalu. Sekuat tenaga kamu mencoba mengubur semua masa lalu itu. Semua jejak tentang dirimu, kamu musnahkan. Tak luput juga dengan jejak digital yang dulu pernah begitu kamu puja sebagai wadah...
Sudah berbulan-bulan lamanya aku bertahan pada kepayahan. Sendiri. Berpura-pura kuat. Tanpa tumpuan. Tanpa teman, tanpa penopang. Hingga tanpa sadar, diriku hancur pelan-pelan. Kesendirian seolah menjadi teman sejati yang tak pernah meninggalkan. Sendiri, mencerna kata-kata pedas orang lain di luar sana. Sendiri, tak bisa apa-apa ketika seseorang tega menyakiti. Sendiri, bingung harus ke mana ketika diri ini terombang-ambing di persimpangan. Sendirian,...

Kado untuk Ibu

Harmoni nada indah adzan subuh membangunkanku. kubuka mataku perlahan-lahan, nampaklah kayu-kayu usuk dan genteng-genteng berbaris rapi, kupalingkan wajahku kekanan (tersenyum) masih tidur, ini adik ku, satriyo namanya dia baru berumur 5 tahun. Hari sudah berganti ternyata namun aktivitas dan realitas ku masih sama saja. Aku harus bergegas sholat subuh untuk kemudian memasak buat sarapan kami berempat, untuk bapak, adikku satriyo,...

Teru Teru Bozu

Namaku Naomi. Kami memang baru menikah dengan keadaan rumah tangga yang masih ramun juga kondisi ekonomi yang tidak begitu baik. Wajarlah, jarwo hanya seorang pawang hujan sementara aku membuka tempat jahit dirumah. Hari hari kami dihiasi oleh kesederhanaan, penuh dengan senyuman dan intimnya bahasa-bahasa non verbal yang indah. Suara daun tertiup angin serta burung-burung berkicau yang indah menghiasi pagi hari...
Aku berdiri di antara orang-orang asing di sekelilingku, kecuali dia, satu orang yang sangat kukenal. Senyumnya menjalarkan setitik rasa bahagia yang tak bisa terucap. Ketika apa yang kumau bisa aku dapatkan dan saat sebuah impian bisa jadi kenyataan, apa hal yang lebih indah dari semua itu? Jawabannya, mungkin tidak ada. Tempat kami berada kini, ruangan yang tidak begitu luas, hanya...
Kaki-kaki giras menelapak di trotoar jalan, langkah kencang melaju tanpa basa-basi. Entah, mengejar atau dikejar. Mereka serasa yakin dan punya tujuan pasti. Di trotoar itu juga terlihat pohon asam yang sedang muram. Padahal pagi lagi indah-indahnya dengan sisa basah air hujan. Suhu sejuk, matahari yang malu-malu, juga lukisan mega yang pudar-pudar syahdu. Pagi dengan tanya yang terlalu dini. Tawa dan...
Ketika kata sepakat dan jabat tangan formalitas usai, ada senyum tak tertahan dan euphoria perasaan bahagia tak terbendung dalam diri. Mungkin ini jalan, mungkin juga takdir, namun tidak mungkin semua ini tampak terang jikalau aku tidak pernah meminta pada-Nya. “Setelah ini, kamu mau ke mana?” tanyanya saat kami ada di luar zona resmi. Dua rekan yang lain sudah pergi lebih...
Gemah takbir terus berkumandang. Allahuakbar ... Allahuakbar... Sholat Id pagi tadi berjalan lancar di kampung nek Inem. Suasana terlihat sedikit mendung, namun tidak ada gerimis apalagi hujan. Teduh dan sejuk. Setelah sampai di rumah, nek Inem langsung berganti pakaian yang biasa ia pakai sehari-hari. Ia berniat untuk menyibukkan diri daripada berkutik dengan kesepian yang sering tiba-tiba menghantam. Tidak ada kemeriahan apapun...
Dua bulan lalu "Tahun ini Abang harus bisa membawa kamu dan kedua anak kita pulang kampung ke Pulau Jawa. InsyaAllah." _______ "Bang, tidak usa dipaksa jika masih belum memungkinkan," kataku berusaha memberi pengertian sambil menyantap nasi dengan menu ikan sambel siang ini di meja makan bersamanya. Seperti biasa masih sepiring berdua. "Dek, Abang tau ini akan berat buat kita. Tapi coba kamu pikirkan...
Bulan Ramadan katanya bulan penuh rezeki. Ya betul, karena rezeki bisa datang dalam bentuk apa saja. Jelas, belum tentu uang yang kuhasilkan dari hasil berdagang sehari-hari juga rezeki. Nyatanya, semakin banyak uang yang ingin kudapatkan, harus semakin keras pula usaha yang kulakukan. Kalau boleh memilih, sebagai janda aku tentu memilih bulan-bulan biasa, bukan bulan Ramadan. Alasannya, kalau bulan Ramadan, tenagaku bagai...

Tulisan Populer

Gitar usang Impian bubar

DIA

Sebuah Rahasia

Luka Seorang Ibu

Tulisan Terbaru