Karya Pena

"Mari kita bertemu di tempat yang paling jauh dengan perpisahan," katamu. Lalu kau berjalan terlebih dahulu. Aku menyusul perlahan, tanpa tahu tempat yang kau maksud. Hingga kurasa tempat itu sebentar lagi kutemukan, aku tak menemukan adamu. Salahkah tempat yang kutuju ini? Karena tak mungkin kau salah menyusuri jalan yang kau buat sendiri. Kecuali ... kau sengaja mengubah tempat pertemuan itu. Atau ......
Ketika kata sepakat dan jabat tangan formalitas usai, ada senyum tak tertahan dan euphoria perasaan bahagia tak terbendung dalam diri. Mungkin ini jalan, mungkin juga takdir, namun tidak mungkin semua ini tampak terang jikalau aku tidak pernah meminta pada-Nya. “Setelah ini, kamu mau ke mana?” tanyanya saat kami ada di luar zona resmi. Dua rekan yang lain sudah pergi lebih...
Judul buku: Succubus Dreams Penulis: Richelle Mead Genre: Roman-Fantasi-Humor (21+) ISBN: 978-602-9267-15-0 Jumlah halaman: 416 halaman Hak cipta terjemahan Bahasa Indonesia Dastas Books Cetakan pertama: Oktober 2011 "Alasannya tidak penting. Yang penting dia melakukannya atas kehendaknya sendiri. Bukan hakmu untuk mempertanyakan keputusan yang dibuatnya." ----- Buku ini berkisah tentang seorang Succubus wanita bernama Georgina Kincaid yang memiliki pacar manusia, Seth Mortensen. Georgina dan Seth saling mencintai dan membutakan diri...
Tidak ada yang tahu perihal hati, tentang baik dan buruk. Dia menjadi tempat sir (rahasia) pada diri manusia. Sehingga dibutuhkan komunikasi untuk menerjemahkan apa yang ada di hati agar bisa dipahami secara universal. Seperti pesan rahasia yang dienkripsi harus dideskripsi untuk bisa mengerti isinya. Kita juga tidak tahu apa yang sedang terjadi di hati seseorang, sebelum dia benar-benar jujur...

Suara Malam

Yang ku miliki hanya petang Dia tak akan mungkin datang Jiwa ku selalu goyang Dihantui bayang bayang Tak akan pernah ku mendapat tenang Biar ku nikmati walau hanya bias Tapi tetap ku tulis dalam sebuah kertas Ingat. Malam tak berhak memiliki matahari Dia hanya berhak merasakan bias matahari Karena baginya matahari hanyalah mimpi Bukan untuk dimiliki #crmascurut  
"Pagi, Yang Esa," sapa hari ini untuk Sang Maha. Memang segalanya sudah digariskan dalam takdir. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Apa pun itu, bahkan konsep atau ide yang muncul tidak semata-mata karena kamu, aku, atau kalian, tetapi karena-Nya. Sehingga kita akan belajar ikhlas untuk menerima segala kemungkinan yang sudah atau akan terjadi. Banyak sekali pelajaran yang saya dapat...
Aku datang menghampiri semua insan. Tidak peduli rupawan atau bukan. Tak memandang bergelimang harta atau sebaliknya. Selalu kutawarkan pada mereka sebuah kesempatan. Bagi siapa saja yang sudi, menjamah, merengkuh, dan aku berharap ada yang mau memilikiku. Bersediakah kamu? Sayangnya, kamu, dia juga mereka memandangku tak berharga. Aku memang murahan, tak punya nilai. Kerap aku diabaikan, diremehkan, dihina, didustai, diolok, dimaki. Aku memang murahan, karena tak peduli dengan segala...
Gemah takbir terus berkumandang. Allahuakbar ... Allahuakbar... Sholat Id pagi tadi berjalan lancar di kampung nek Inem. Suasana terlihat sedikit mendung, namun tidak ada gerimis apalagi hujan. Teduh dan sejuk. Setelah sampai di rumah, nek Inem langsung berganti pakaian yang biasa ia pakai sehari-hari. Ia berniat untuk menyibukkan diri daripada berkutik dengan kesepian yang sering tiba-tiba menghantam. Tidak ada kemeriahan apapun...
1/ Untuk apa diingat, tak perlu jua dikenang, bila hadirkuntak diinginkan pun tiada arti meski hanya bayangan. Semua telah hilang dalam kepedih an. Jalan lain masih membentang di depan penuh harapan 2/ Biar semua berlalu bagai hembusan angin senja tanpa larik kerinduan. Tiada tampias asa dalam jiwa. Aku sudahi drama hati yang menyilsa diri. Tak layak dibalut sutera pun disimpan...
Dua bulan lalu "Tahun ini Abang harus bisa membawa kamu dan kedua anak kita pulang kampung ke Pulau Jawa. InsyaAllah." _______ "Bang, tidak usa dipaksa jika masih belum memungkinkan," kataku berusaha memberi pengertian sambil menyantap nasi dengan menu ikan sambel siang ini di meja makan bersamanya. Seperti biasa masih sepiring berdua. "Dek, Abang tau ini akan berat buat kita. Tapi coba kamu pikirkan...

Tulisan Populer

Aku Hamil Mas

Baris Perih

Demi Si Kecil

Tulisan Terbaru