Beranda Karya Pena Halaman 37

Karya Pena

Arti Sahabat

Vita, gadis ceria yang sedang berjuang melawan penyakit kronis bernama Rheumatoid Arthritis, tidak hanya menahan rasa sakit akibat penyakitnya, tetapi juga menahan rasa sakit akibat sahabat-sahabatnya yang kini telah meninggalkannya. Menjadi pasien dengan penyakit kronis memang sangat membutuhkan bantuan orang-orang sekitar, tidak hanya keluarga, sahabat juga sangat dibutuhkan. Vita, yang awalnya ceria dan memiliki banyak sahabat, kini harus merelakan...
Aku masih ingat saat dulu kau pernah bilang, "Himalaya pun akan kutaklukan!" Langit pagi di sini masih gelap Aku tak tahu apakah sama yang akan terjadi siang nanti saat kupilih untuk tidur kembali atau bergegas mencari pagi, membaca buku atau menyeruput kopi. Aku rasa tidak, Jika kupilih membaca buku, Siang nanti pengetahuanku akan bertambah jika tidur kembali, siangku hanya ada mimpi yang terkadang lupa Apa...
Revolusi industri 1.0 ditandai dengan ditemukannya mesin. Tenaga manusia dan hewan digantikan mesin. Revolusi industri 2.0 ditandai dengan merebaknya pabrik. Mesin diproduksi massal untuk meningkatkan produktivitas. Revolusi industri 3.0 ditandai dengan kemajuan teknologi informasi. Mengubah pola komunikasi dan relasi. Memperluas pasar. Produksi dan distribusi berkembang pesat. Sekarang revolusi industri sudah hampir mencapai 4.0. Embrionya adalah pengembangan robot dan AI  (artifisial intelegence) untuk menggantikan banyak tugas manusia...
Aku menutup jendela kamarku sambil tersenyum. Ah, malam ini sudah lama kutunggu. Aku melongok melihat langit yang dipenuhi bintang-bintang. Sayangnya, bulan tidak terlihat dari sisi jendela kamarku. Setelah menutup tirai, aku bergegas mematut diriku di hadapan cermin. Memastikan tidak ada yang kurang di penampilanku. Tidak. Aku bukan mau pergi kencan kok. “Nduk, keluar deh sini.” Aku menghampiri ibuku yang berteriak di depan...
Ada jalan terang, telusurilah Ada bingkai sedih, ukirlah Ada jubah senyum, pakailah Ada aroma cinta, ciumlah Tapi jika tak ada lagi, ikhlaskan  Terima kasih untuk yang terlalui Kini garis pembatas telah jelas Warna merah jambu berubah lagi hijau Asri namun tak manis Terimakasih untuk kerja samanya Hingga akhirnya kenangan ini terbentuk indah Ruang-ruang indah yang pernah kita ukir bersama Waktu-waktu yang pernah kita untai tanpa jeda Dan mimpi-mimpi yang sempat kita...
Menjalin kisah kasih jarak jauh bukanlah hal yang mudah bagiku dan Indri. Jarak yang seharusnya tak menjadi masalah justru membuat masalah-masalah kecil menjadi besar. Bagaimana tidak, kami hanya dapat berkomunikasi via telepon dan WhatsApp, itu pun hanya di malam hari selepas kami bekerja. Pekerjaan Indri di lapangan membuatku sulit untuk menghubunginya, setiap hari aku hanya menunggu pesan darinya pertanda pekerjaannya...

Perkenalan

Aku tersenyum setelah membaca balasan pesan darinya. Menurutku, dia laki-laki yang sangat terbuka, apa adanya. Tidak sungkan bercerita banyak hal padaku, sekalipun itu masalah personal. Jujur, aku pribadi masih sedikit keheranan. Kenapa dia terkesan 'nyaman' berbagi denganku? Seolah aku yang bukan siapa-siapa ini, berhak tahu semua tentangnya. Bukan berarti aku tidak mau tahu, atau lebih mengenal, bukan! Aku hanya merasa...
  Aku tidak mengenalmu dengan baik. Aku biarkan kamu lewat begitu saja. Menguap dan terbang bersama udara. Tapi apakah kamu akan membenciku? Patutnya aku yang semestinya membencimu. ______________________ Buku tulis dengan goresan puisi antara kamu dengan masa lalumu. Di saat kamu keluar kelas dengan teman-teman spesialmu. Tanpa sengaja 'ku dapati buku LKS Matematika tergeletak di atas meja. Matematikamu memang di luar kepala....

Saat Kau Putus Asa

Ada banyak cerita yang bisa kau dengar Tentang perahu-perahu nelayan Yang harus tetap berlayar Menembus ombak ganas Menerjang maut dengan tangguh Tentang malam-malam Yang seharusnya jadi waktu lelapkan diri dan pikiran, Tetap ada mereka yang harus terus berjalan Menggendong peluh dari harapan Menerobos angkuh jadi kekuatan Bukan dengan tangan kosong Apalagi senyum istirahat Tentang pagi-pagi yang seharusnya disambut dengan teh dan sarapan Tapi ada mereka yang tak memiliki waktu Untuk sejenak saja duduk...

Kata

Kata ini lahir dari rahim rasa, sederhana tak berbalut diksi mewah. Kata ini lahir saat ku menjauh dari rayumu.Ku berlari dan terus menjauh namun dirimu selalu mengikuti. Kamu, tak ubahnya bayangku sendiri. Terkadang aku mengejar, terkadang aku yang dikejar.Terkadang... jalan beriring. Kata ini, lahir saat suaramu menjelma simponi, begitu meneduhkan, aku terbuai. Kata ini, lahir dari rahim rasa; cinta dan benci Kata ini, lahir...

Tulisan Populer

Bersama Air Tuhan

Biru

Merokok bag.2

Nekat!

Gila Lagi

Tulisan Terbaru