Beranda Karya Pena Halaman 38

Karya Pena

Kata

Kata ini lahir dari rahim rasa, sederhana tak berbalut diksi mewah. Kata ini lahir saat ku menjauh dari rayumu.Ku berlari dan terus menjauh namun dirimu selalu mengikuti. Kamu, tak ubahnya bayangku sendiri. Terkadang aku mengejar, terkadang aku yang dikejar.Terkadang... jalan beriring. Kata ini, lahir saat suaramu menjelma simponi, begitu meneduhkan, aku terbuai. Kata ini, lahir dari rahim rasa; cinta dan benci Kata ini, lahir...

Kita dan Mimpi

Aku tak pernah memahami Alasan terlalu sulit mendeskripsikan Anganku yang berlebihan Atau mimpi ini memang besar? Tuhan lebih tahu dari cukup Waktu lebih bijak memijak masa Dunia lebih pandai sembunyikan takdir Dan kita tak lebih dari manusia Yang hanya mampu meraba serupa mungkin Malam dan pagi juga ikut berpartisipasi Malam yang bekerja memikul mimpi Pagi yang berusaha mencerahkan asa Dan kita jadi pemeran dalam skenario-Nya yang luar biasa Di masa-masa bergulir Pastilah...

Mengarang Rindu

  Tiada resah yang bergejolak Tiada angan yang meniadakan-nya ada Dan tiada siluet abu, putih, biru, jingga, merah muda atau kemerahan Hanya malam bergumul bimbang dan diam Langit pagi ini masih terlalu gelap Suara gema lebih mendominasi Dan aku terjaga di depan pintu Memandang langit yang tak kunjung menampakkan Menata rayu Pada bayangan yang terlalu kelam untuk di cumbu Mengarang rindu Pada siapa yang entah dan bagaimana dirindu Dan, sepiku jatuh meraung...
Cantik bukanlah standar yang bisa ditentukan seenaknya. ~ Siang itu di lobi kampus, Fio hanya memakan sedikit bekal yang dibawakan Mama dari rumah. Bekal itu dikemas sedemikian rupa membentuk karakter tertentu seperti bekal anak TK yang imut dan menggemaskan. “Dua centong nasi 195 kkal, telur dadar goreng 135 kkal, dua potong sosis goreng 185 kkal, brokoli rebus 28 kkal, sama mayones 40...
Keluarga, sungguh tidak seorangpun mampu mengatakan secara sembrono. Kepercayaan yang luar biasa serasa saling menjaga. Tak semua bisa menjadi keluarga bahkan keluarga itu sendiri. Urusan percaya memang tidak bisa dianggap enteng. Butuh proses berdarah ataupun moment yang tepat. Apalagi percaya hubungannya sama hati. Benda absurd yang tak bisa diterawang dengan mata terbuka. Dunia batin harus pakai mata batin alias...

Tulisan Populer

Tulisan Terbaru