Puisi

Elegi Hati

Rentang rasa retas lepas.Sudah cukup bergelantung pada benang berduri, meremas luka makin meranggas. Menjauh berlalu dan berlalu Bukan bunga lagi yang tersebar di teras hati, melainkan serpihan kaca yang siap pedih Bulir-bulir bening mengalir tiada henti, merawat luka yang tak sempat mengering, menyeka bulir bening pada senyum yang selalu tersungging. Mencoba melintasi labirin asa yang tak berujung, menanti kepastian dari sebuah ucap....

Luka Seorang Ibu

Delapan bulan lebih kau mengandung Berusaha sekuat mungkin menjaga Tetapi kehendak Tuhan berbeda Dia biarkan buah hatimu kembali kepada-Nya Aku tahu betapa dalam luka yang kau rasa Walau aku tak pernah ada di tempat yang sama Tapi aku percaya Tuhan Maha Esa Dia akan menggantikan semua duka dengan suka Tetaplah tegar dan ikhlas menjalani hidupmu Hingga waktu Tuhan menghampirimu Aku di sini selalu mendoakanmu Hingga senyum kembali melukis wajah sendumu   Bening Jakarta,...

Melarung Rindu

Sepenggal kisah kemarin Adalah sebuah kesalahan rasa Yang entah bagaimana semua terjadi Berharap sebuah dongeng tercipta Bagai cerita dari negeri yang indah Rasa yang salah hilanglah segera Atau kumutilasi saja Tanpa harus menunggu bintang jatuh Atau pelangi yang menggantung indah di senja hari Rindu jangan lagi tumbuh, meskipun telah mengakar dalam kalbu Akan kucerabut lalu kularung pada garis malam Tak perlu lagi tetes bening di mata Menguap lah bersama aura yang...
"Mari kita bertemu di tempat yang paling jauh dengan perpisahan," katamu. Lalu kau berjalan terlebih dahulu. Aku menyusul perlahan, tanpa tahu tempat yang kau maksud. Hingga kurasa tempat itu sebentar lagi kutemukan, aku tak menemukan adamu. Salahkah tempat yang kutuju ini? Karena tak mungkin kau salah menyusuri jalan yang kau buat sendiri. Kecuali ... kau sengaja mengubah tempat pertemuan itu. Atau ......

Suara Malam

Yang ku miliki hanya petang Dia tak akan mungkin datang Jiwa ku selalu goyang Dihantui bayang bayang Tak akan pernah ku mendapat tenang Biar ku nikmati walau hanya bias Tapi tetap ku tulis dalam sebuah kertas Ingat. Malam tak berhak memiliki matahari Dia hanya berhak merasakan bias matahari Karena baginya matahari hanyalah mimpi Bukan untuk dimiliki #crmascurut  
1/ Untuk apa diingat, tak perlu jua dikenang, bila hadirkuntak diinginkan pun tiada arti meski hanya bayangan. Semua telah hilang dalam kepedih an. Jalan lain masih membentang di depan penuh harapan 2/ Biar semua berlalu bagai hembusan angin senja tanpa larik kerinduan. Tiada tampias asa dalam jiwa. Aku sudahi drama hati yang menyilsa diri. Tak layak dibalut sutera pun disimpan...

Bagian – 2

Aku sedang mengancing baju seragamku saat kutatap sisi sebelah kiriku Ruangan ini sunyi sekali Tidak seperti biasa Juga tidak ada seorangpun "Dimana mereka?" Aku berjalan pelan melewati ruang tengah Ini ruangan apa dan rumah siapa? "Aku harus pergi dari sini" batinku Tapi tak kutemukan pintu Seberkas cahaya tampak jauh di ujung sana Apakah itu pintunya? jika iya, maka aku harus segera keluar dari sini
  Malam yang begitu indah, akulah sang rembulan perawan yang kau rajah dengan rajamu. Lalu dari belahan dada, mengalirlah sederas puisi yang tercipta dari degup jantungku. Di sana ada sebuah seruan, kau kini adalah pemilik dari segala tubuhku yang tumbuh menjadi larik-larik puisi. Maka bacalah dengan kecupan-kecupan kecil hingga tuntas. Agar kau dapat mengerti, puisi ini adalah cintaku. -Dan-
BUKAN SEKADAR DARAH YANG MEMBUAT HASRAT. Oleh : Nur Alif Prasetyo Ada jerami yang menjual darah, Di balik raga yang ringkih di timpa angin. Ia punya rasa membelah angkasa, dan menghujam ke dasar samudra. Padahal sorotnya ringan dan sahaja. Bukan sesuatu yang buat lari Ingatlah Mereka penuh darah Mereka suka kamu Mereka akan menerkammu  

Bagian – 1

Bianglala berhenti berputar Suara riuh gaduh sekitar mengisi rongga telinga Ku alihkan pandangan Sedang mencari Ku edarkan pandangan lebih luas Masih mencari Ketakutan mulai menyelimuti "Dimana?" Aku hanya berdiri tanpa pergi Mulai menangis tersedu-sedu Sesuatu yg menakutkan itu persis disampingku -

Tulisan Populer

Tulisan Terbaru