Sumber gambar pixabay.com/soyvanden

Masihkah anda berpikir branding itu tidak penting? Ya tidak masalah. Itu hak anda untuk memilih. Tapi sebagian banyak orang mengatakan bahwa branding itu penting. Mungkin anda di sebagian yang lain atau justru tidak keduanya. Macam gerakan nonblok. Tidak memilih blok kanan dan blok kiri. Tapi nanti jangan sampai golput, ya.

Kita tidak akan membahas tentang suatu kelompok, instansi, komunitas, atau yang lainya. Kita bahas diri kita sendiri. Yes! Sengaja atau tidak secara otomatis apa yang kita kerjakan lambat laun akan menjadi image ke orang lain. Entah itu teman, pacar, keluarga, bahkan masyarakat.

Si A itu orangnya pintar, dan baik ya. Si B itu orangnya keren, gaul, dan humble.

Ini adalah penilaian seseorang atas si A dan si B. Bagaimana orang menilai anda? Ya pasti ada yang baik dan buruk. Sekelas Tuhan saja tidak semua manusia percaya. Jadi tinggal banyak mana antara orang yang menilai baik dan buruk? Jika banyak yang menilai baik. Bisa jadi anda melakukan hal baik itu secara konsisten. Sehingga masyarakat publik bisa menyimpulkan bahwa anda orang baik.

Meskipun begitu tentu ada kekurangan. Asal yang positif lebih besar dari negatifnya. Tentu kebaikan itulah yang akan dominan dan melekat pada diri anda. Hingga mampu menjadi karakter yang kuat.

Lalu saat ini apa yang di ketahui publik tentang anda? Apakah anda seorang writer, programer, designer, videografer, enterpreneur, dan lain sebagainya. Coba sebutkan. Minimal 1 saja dari sekian banyak yang anda kuasahi.

Misalnya anda memilih writer. Yes! penulis. Ada berapa orang yang mengenal anda sebagai penulis? Semua teman anda tahu kalau anda adalah penulis? Keluarga anda apakah tahu anda seorang penulis? Warganet tahu anda seorang penulis? Dunia tahu anda seorang penulis? Duh! Banyak banget ya pertanyaannya. Ya namanya juga analisa. Tentu banyaklah yang ditanyakan.

Kalau saya sih, tidak pernah ada yang percaya saya seorang penulis. Mereka lebih percaya saya sebagai konseptor dan creator. Hanya teman-teman dekat dan orang yang pernah request dibuatin kata-kata cantik saja yang percaya. Selebihnya underestimate terhadap karya tulis yang saya buat.

Sialnya! Saya yang terbiasa buat kata-kata mendayu. Saat buat skripsi malah jadi karangan fiksi. Membuat proposal malah jadi narasi. Membuat surat permohonan malah jadi surat cinta. Semakin membuat mereka tidak percaya bahwa saya seorang penulis. Aku rasa kalian juga.

Pernah juga di bilang seorang motivator yang tidak laku di pasaran. Gimana mau motivasi sukses saja belum. Pasti orang tidak akan pernah percaya dong. Hanya saja tidak sedikit orang datang bawa gula dan kopi ke rumah. Untuk minta solusi dan pertimbangan dalam memutuskan suatu masalah. Hasilnya juga rata-rata jitu dan tokcer. Masalah teratasi dan datang masalah baru. Ngakak!

Membuka diri untuk publik memang bukan perkara mudah. Tapi zaman now! Orang yang tidak berbobot saja bisa jadi publik figur. Kalau yang keren-keren seperti kalian tidak mau mengambil peran. Minimal orang-orang tahu nama dan karya kalian. Paling tidak jumlah konten positif lebih banyak dari pada sampah digital. Dengan adanya karya dan kegiatan yang kalian buat. Tidak ada ruginya berbuat baik apalagi bermanfaat.

Semenjak itulah saya beranikan untuk mengenalkan diri ke ranah publik. Biar mereka tahu saya ada dan punya konsep yang luar biasa bagi saya sendiri, tidak tahu kalau orang lain. Tunggu saja tanggal mainnya!

Semoga masih ada yang percaya pada saya agar branding personal abal-abal ini jadi handal.

27 KOMENTAR

  1. Min, yang bener humble apa hamble? Eh salah, ini Kak Textra, bukan Mimin ✌️😂

    Warning: Tunggu saja tanggal mainnya! Siap 😊 selalu menunggu hal-hal baru di Penakata.

    Nggak ada personal yang abal-abal loh, Kak. Don’t underestimate yourself. /Aku ngomong opo ini/

    Btw, dari kemarin ngomongin personal branding. Em agak kebetulan yang kebetulan. 🤔

  2. 😱😱😱Cie cie, Tuan tebar hati bahas branding terus nih. Wkwkwk. Entah mengapa, aku kok banyak ngakak baca tulisan Tuan. Wkwkwk, ampuni, Tuan. Enggak ada maksud apa-apa. Namun, yang pasti, Tuan masih belum banyak berubah kalau soal KBBI dan PUEBI. Aku enggak mau bahas itu ah, bosan. Namun, izinkan untuk dua hal saja, ya Tuan. Untuk kata “aku” harus kapital, pokoknya harus. Untuk “nonblok” dirangkai, ya Tuan. Yang lain ogah bahasnya ah. Sudah sering. Kalau yang dua itu baru aku protes. Minta tolong sama adminnya, Tuan. Sekian dan terima kasih.🤑

    * Ganti fp lagi? Ck ck ck. Tuan, labil banget. 😱
    * Gambar sampulnya keren ih. Biru. Aku mau cari itu ah buat koleksi saja. Wkwkwk.😆

        • 😱😱😱 Abang tuh enggak perlu teori, tetapi praktik. Lakukan itu. Dua teori yang ditulis @Yukeneyza saja diabaikan dan enggak dipraktikkan di sini kok. Wkwkkwk, aku harus bilang apa? Misalnya tentang kata sapaan tuh. Apa salahnya dipraktikkan di kolom komentar. Jadi, semua balik kepada diri masing-masing deh. Ah, mengapa aku mendadak lapar, ya?😋😋

          Oya, tulisan Abang di Penakata tidak “segereget” di Pm. Pikiran Abang terlalu penuh. Wkwkwkwk. Itu menurutku loh. Kalau menurut orang lain, bebas. Wkkwwk. Sebagus apa pun esaimu, Bang, tetap saja kalau tidak mengikuti aturan kepenulisan yang berlaku, kadang orang enggan bacanya, kecuali untuk orang-orang yang Abang “curi” hatinya. Wkwwk. 😝😜

          Ah, sudahlah kepanjangan. Yang baca juga pasti mual. Enggak aku pikirin juga. Itu unek-unekku saja. Maafkan aku yang masih dan tidak pernah berhenti belajar ini sudah kasih “sarapan pagi” buat seorang Dasamuka yang keras kepala. Huuuuaaaaaa … rasanya lega.👻👻

          * Eh, Bang, di kotaku kayaknya cerah. Kuharap mentari pagi ini bersahabat denganku. Aku harap tulisanku lolos moderasi juga. Wkwkkwk, aku menyukai editor lepasku itu. Aku harap, ah tidak, aku rasa, aku telah “mencuri” hatinya. Dia suka senja dan Agatha Christie. Hahahahah. OMG, aku akan, eh maksudku tetap setia pada-Mu, God. Untuk banyak perkara yang terjadi dalam hidupku. 😇😍😇

          • Huaaa Kak Anna, aku suka gaya frontalnya. 😘😘😘 Aku di sisimu untuk merusuh dan merecok. Hahaa

            Kak Textra kurasa emang rada entahlah, padahal juga udah dikasihtahu. Ada baiknya, ambil jeda dulu. Jangan terlalu ngoyo.

            /Dih, aku mulai sok tahu. Tapi kentara sih dari tulisan itu kalau orangnya juga lagi kalut dengan banyak pikiran/

          • Aku selalu senang baca komentar Kak Ana. 😍 Untuk siapapun itu. Heheheh. Gak mual kok Kak, laper ajah. Makan yuk wkwk

          • Haha… Haa… OMEGA sarapan dan santapan pagi yang mengeyangkan sekali kak Lydia. Masakannya terasa manis dan gurih 😊😊. Legamu membuat aku tertawa terpingkal-pingkal. Sambil melihat cermin aku tersenyum. Sekeras apa sih kepala ini? Tapi yang terasa justru semanis sarapan pagimu ini. 😊😊✌️✌️

          • Pagi kak Yuke. Yaps, ada transformasi otak yang belum menep. Ibarat kopi klotok Blora yang masih direbus. Biarlah dia carut marut hingga menep di atas meja perhidangan. 😂😂, Semoga cepat berlalu dan cepat bisa disruput lagi. ✌️✌️😊😊

  3. Semangat buat semua orang di balik layar Penakata. Menulis itu belajar dan berproses 😁. Ah, padahal dakupun juga lagi belajar menulis sesuai permintaan 😂. Biar jadi lebih baik lagi ke depannya ketika ada yang mengoreksi dan memberikan masukan 🤓🙏.