Sumber dari pixabay.com/id

Siang itu setelah technical meeting ospek untuk mahasiswa baru selesai, Irfan pemuda yang berasal dari kota lain bertemu dengan teman – teman barunya. Namanya Joko dan Ardi. Ternyata mereka juga sama-sama perantau dari kota lain yang menimba ilmu di salah satu universitas IT swasta ternama di jawa tengah. Alhasil mereka memutuskan untuk mencari kos putra bersama-sama.

Mereka mendapat kabar dari beberapa kakak tingkat tentang kos murah yang berada di dekat kampus. Ada salah satu kos yang menarik perhatian mereka karena harganya setengah lebih murah dari kos yang lain. Tapi konon katanya kos itu angker. Irfan hanya tertawa dan berkata

Irfan:” alah paling itu cuma mitos doang, Ini kan udah tahun 2019.”

Joko:” iya bener juga fan, paling itu cuma mau nakut-nakutin doang.”

Ardi:” udah yuk samperin aja.”

Mereka bertiga akhirnya menghubungi pemilik kost guna melihat-lihat kos tersebut.
Nampak bangunan tingkat tiga berwarna putih dengan gerbang coklat bermotif bunga. Dan di dalamnya terlihat ruangan yang rapi dan bersih dengan tiga kamar tidur dan kamar mandi dalam di setiap lantainya. Akhirnya mereka sepakat untuk untuk tinggal disana. Mereka merasa aneh karena tempat sebagus ini tapi kok dibilang angker.

Dan tidak terlihat tetangga kos satu pun disana.”Ahhh mungkin kakak tingkat yang lagi pada pulang kampung ini kan masih ospek tentunya mereka belum pada kesini,” kata Ardi kepada dua temanya.

Setelah mengurus administrasi dan membawa barang-barang mereka dapat menikmati tidur di tempat yang murah dan sangat nyaman. Kamar mereka berbeda lantai jadi mereka bisa memiliki waktu privasi dengan sangat nyaman.

Saat malam irfan sedang menikmati musik dan membaca buku komik bajak laut kesukaanya dan tiba- tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya. Setelah itu Irfan beranjak untuk membukakan pintu dan alangkah terkejutnya dia melihat wanita cantik dengan tas ransel dan beberapa kardus – kardus seperti baru pulang kampung.

Irfan mempersilahkan masuk tapi wanita itu tidak mau.

Wanita: ” tidak usah repot- repot mas saya cuma mau menyapa tetangga kos baru saja.”

Irfan:” oalah iya mbak , baru pulang dari kampung ya mbak? Perkenalkan nama saya irfan.”

Wanita:”nama saya ayu mas, yaudah mas tak ke kamar dulu ya saya mau istirahat.”

Irfan:”iya mbak, emang kamar mbak dimana?”

Wanita:” di lantai atas mas, yaudah saya pamit dlu ya mas.”

Irfan:”silahkan mba.”

Irfan menutup pintu dan menuju ketempat tidur untuk beristirahat.
Keesokan harinya Irfan, Joko dan Ardi sedang memakai sepatu di teras kos mereka dan bersiap berangkat ke kampus.
Ardi dan Joko bercerita tentang kejadian yang dialaminya semalam.

Joko:”ehh semalem aku denger suara- suara aneh sama bau menyan di kamarku, aku coba mejamin mata tapi aku makin takut emang bener ya kata orang- orang kos ini serem. hihhh merinding aku.”

Irfan:”hahaha Jokoooo Joko ngarang aja sukanya kamu tuh.” Irfan tertawa mendengar kata -kata joko.
Ardi:”ehhh jangan ketawa lu fan beneran kata Joko, semalem aja ada yang ketuk-ketuk pintu kamar aku tapi setiap aku buka selalu gak ada orangnya.”
Irfan tertawa makin keras.

Ardi:”kenapa lu malah makin keras ketawanya.”
Irvan:”kalian itu, katanya gak takut setan tapi gitu aja udah mlempem, semalem juga ada yg ngetuk pintu aku, ternyata itu cewe cantiiiik buuanget. Dia baru pulang dari kampung dan mau kekamarnya yang ada diatas. Katanya sih dia cuma mau nyapa penghuni kos baru. Tapi aku yakin kalo itu cuma alibinya doang buat kenalan sama aku yang ganteng ini.”

Joko dan Ardi:”haaah ceweee?.”

Joko:”Emang kamarmu di lantai berapa?”

Irfan:”lantai tiga.”

Mereka bertiga terdiam sejenak dan kemudian lari terbirit-birit meninggalkan kos tersebut.

15 KOMENTAR