Sambil menunggu siaran yang paling mendidik, kuputuskan untuk menulis sejenak. Entah sudah berapa lama ia kaku, sebab harus tertidur panjang karena kegamangan.

Kau tahu, siaran apa yang kutunggu? Yah, meski tak menarik menurut temanku, setidaknya ia menarik untukku. Iya kan?
“Ngapain nonton itu. Nggak enak juga”,
“Hostnya nggak bagus”,

Bla, bla, bla.

Hallow. Emang bisa gantiin beliau, dan bisa menjamin lebih bagus dari beliau? Ah. Sudahlah. Kalau dari awal yang sudah ditanamkan adalah benci, maka sebaik apapun, akan tetap terlihat buruk. Iya kan?

Baiklah. Aku akan memberikan sedikit membahas mengenai kuliner di Jogja.

Siapa yang tidak kenal dengan Jogja? Kota pelajar yang tak akan terlupakan. Setuju? Siapapun yang pernah ke Jogja, akan selalu merindukannya. Tak percaya? Coba saja tanyakan pada temanmu yang pernah tinggal, atau hanya sekedar menumpang lewat di sana.

Lampu-lampu temaramnya merindukan, wisatanya menakjubkan, dan kulinernya menggiurkan. Setuju?
Aku tak akan membahas makanan klasik. Mungkin kapan-kapan saja ya. Aku hanya ingin membahas sebuah kuliner yang berada di dekat kostanku. Tepatnya, di jalan Glagahsari, di sebelah dirty chicken.

20:09 -> siarannya sedang berlangsung. InsyaAllah, nanti akan kita lanjutkan. Sebentar ya.

Baiklah, masih ada persembahan dari Oliv, kita lanjutkan ya.

Nah, lokasinya sudah kan gues. Eh, ini tentang kuliner, tapi kok bahas kulinernya belum ada ya? Santai gues, ada kok. Bentar ya.

Makanan yang Rindu maksud itu, Steak. Ada yang suka? Steak ayam tepatnya. Teman-teman akan menganggapnya dengan harga yang murah di sana. Dengan hot plate. Mungkin yang di Jogja bisa langsung buka maps. Wkwkwk

Tempatnya sangat strategis gues. Di pinggir jalan. Dekat dengan Alfamart, dan expresso cafe.

Di dalamnya, ruangan didesain dengan keseluruhan warga hitam, yang dibubuhi dengan tulisan-tulisan motivasi. Nggak percaya? Ke sana gih.

Nanti, teman-teman akan lihat, tulisan-tulisan motivasi hijrah. Menarik banget. Bukan hanya konten yang menarik, melainkan gambar-gambar yang disuguhkan.

Harga makanannya juga murah. Teman-teman bisa makan steak ayam, tanpa nasi dengan harga 10K, dan jika ingin double Steak, bisa dengan harga 16K, eh kalau tidak salah ya. Hehehehe.

Banyak menu lainnya. Hanya saja, jika Rindu ke sana, selalu beli steak, dan nasi telur tabur keju.

Gelas di sana juga bagus gues. Wkwkw. Rindu norak ya? Biarin, karena memang gitu. Hehehe.

Harganya murah. Sayangnya cuma satu gues, parkirnya, bisa buat beli es teh. Wkwkwk..

Udah dulu yak. Mau nonton dulu. Wassalamu’alaikum warahmatullahi.
Maaf keun, karena ini kayaknya belum pantes dibilang tulisan soal “kuliner”.

 

Jogja. Rindu. 22 Januari 2019.

Sumber gambar : Pixabay

9 KOMENTAR