Bulan Ramadan katanya bulan penuh rezeki. Ya betul, karena rezeki bisa datang dalam bentuk apa saja. Jelas, belum tentu uang yang kuhasilkan dari hasil berdagang sehari-hari juga rezeki. Nyatanya, semakin banyak uang yang ingin kudapatkan, harus semakin keras pula usaha yang kulakukan. Kalau boleh memilih, sebagai janda aku tentu memilih bulan-bulan biasa, bukan bulan Ramadan. Alasannya, kalau bulan Ramadan, tenagaku bagai...
Basah kuyub oleh rapuh Mungkin cintaku memang anyir Sudi dibuang mati terkapar Darah merana rona "Hei, gadis bodoh! Kenapa masih di sana saja? Kau tahu rumah itu takkan mungkin terbuka lagi untukmu. Pergilah!" Aku melihat kearah suara itu sambil masih duduk merangkul kedua lututku. Sudah yakin itu pasti dia. Dasar Waska! Dia tidak tahu dan mengerti sudah seberapa air mata ini tumpah jadi nanah demi...
"Samin adalah sufi-nya Jawa." -- Soesilo Toer Minggu, 5 Mei 2019 Kala waktu menunjukkan pukul setengah dua siang yang masih terik, aku bertolak dari rumah. Yang kutuju ialah perpustakaan Pataba yang sekaligus kantor Pataba Press, salah satu ruang sastra yang ada di kabupaten Blora, Jawa Tengah. Berawal dari pertanyaan tentang letak perpustakaan ini, yang membuatku penasaran juga di mana keberadaannya. Terlebih lagi...
Saya bukan dokter atau ahli medis. Tapi saya tertarik membahas masalah kesehatan yang menjadi permasalahan utama di Indonesia. Terutama masalah dana bantuan pemerintah dalam bidang kesehatan yang dikabarkan mengalami keterlambatan pembayaran klaim BPJS. Sepertinya perlu kita telisik latar belakang masalah dari kacamata kesehatan itu sendiri. Penyakit dari kacamata medis dapat dikategorikan dalam tiga jenis yaitu penyakit infeksi, penyakit menular, dan...
Menjadi Angin Aku akan menjadi angin Yang datang hanya saat ada ingin Kadang menyelipkan secarik dingin Atau ..., hanya membelai angin-angin Biarkan menyentuh yang tersentuh Meski tak pernah utuh Kapan datang kapan pergi Biarlah hanya ujung dedaunan yang mengerti Karna angin tak pernah benar-benar berpijak Dia menjadi bagian dari Sang Hyang Akasa Ada tapi tiada, tiada namun ada Begitulah adanya Ikmal Wong Gendeng untuk Anis Hidayatie
Boleh dibaca juga >>> Cerita Dibalik Proses Luar Biasa  Papringan Story "Za, kamu kan bisa nyiptain lagu. Coba buat lagu untuk Papringan, Za." celetuk bang Text tiba-tiba "Eh, iya. Bener juga tuh" sambut kak Rin "Iya kak Muza. Buat gih!" Vera ikutan dukung. Saya, sok bengong. (Tidak ada bunyi tuut tuut..) Obrolan berempat malam itu. Tiba-tiba kepikiran membuat soundtrack untuk cerita Papringan. Otak bang Textra...
Melihatmu bersama mereka Ada rasa yang tak bisa kujelaskan Terdiam Malas Tak ingin bicara dengan siapapun Apa yang membuatku begini Padahal kamu siapa aku Aku siapa kamu Cemburu Mengapa harus cemburu Itu hakmu Pun jika kamu menyukai orang lain Itu hak kamu ¤¤ Aku benci Ketika kau membatasi hubungan denganku Tapi kau bebas dengan yang lain ¤¤ Apa aku salah memiliki rasa ini Jarak kita sangat jauh Bila rindu Bila cemburu Aku hanya bisa menunggu Yang ternyata kamu Tidak mau ditunggu ¤¤ Smd, 11 Mei...
Judul buku: Empat Bulan di Amerika Penulis: Hamka Genre: Travelogue Penerbit: Gema Insani Tahun terbit: Cetakan Pertama, Mei 2018. Jumlah halaman: xii + 304 halaman Harga: Rp75.000 (Pulau Jawa)   Wara/blurb Setelah mendatangi negeri Arab untuk mencari sumber kekuatan jiwa, undangan pemerintah Amerika Serikat untuk datang ke negeri Paman Sam disambut Hamka dengan gembira. Meskipun untuk kali pertama dan mendapat kesulitan, hal itu tidak menghalangi Hamka untuk pergi...
Reviewer and Author by Textratis Judul : Menulis Kreatif Itu Gampang Penulis: Sri Wintala Achmad Tahun Terbit: Desember 2016 Tebal: 232 halaman _____ Buku ini berisi tentang panduan menulis puisi, cerpen, novel, esai sastra, skenario, dan naskah lakon. Awal melihat judulnya saya langsung tertarik. Apalagi dengan tulisan besar "Menulis kreatif itu gampang" plus background warna kuning yang mencuri perhatian. Kelebihan: buku ini sangat lengkap untuk panduan menulis...
Perjalanan memberikan kesan berbeda di setiap putaran roda dan langkah kaki. Ruang dan waktu bersekutu menjadi tragedi saat itu atau kenangan di masa lalu. Kami yang hanya bermodalkan kenekatan akhirnya sampai juga di Kebumen. Sorot cahaya pagi dan dialog ngapak seakan mempersilahkan kami dengan santun. Aku sendiri tidak menyangka bisa kembali lagi untuk ketiga kalinya. Setiap kalinya memiliki sebab...