Sumber gambar : pexels/pixabay

Malam tadi pesanku tidak dibalas 
Menyebalkan. Jelas!
Pagi ini aku berjalan menyusuri gang
Sambil menanti becak lewat
Sambil berpikir-pikir sedang apa kau yang di sana

Sebab tak mungkin kubertanya
Jika pesan kemarin saja tak sempat terbalas
Bagaimana nanti…

Atau kukirim saja sepiring sarapan
Sarapan puisi untuk yang terkasih
Siapa tahu bisa mengenyangkan hati
Tak terbalas tak begitu menyakitkan

Wahai kamu
Yang selalu kukhawatirkan isi hatinya tentangku
Apakah bisa berubah-ubah tiap waktu
Atau memang adanya seperti itu

Walau bukan aku yang bisa menemani
Kuharap hanya matahari dan hari indah
yang ada untukmu
Dan aku, akan berdiam disini memeluk hati sendiri
Tanpa khawatir, hingga kau kembali 

 

Puisi yang tak sempat terkirim
Pagi ini, 280119~