Sumber: pexels.com/pixabay

Holla sahabat Penakata. Tak apa bukan jika aku menyebut kalian dengan kata sahabat. Bukankah selama ini kita adalah sahabat yang dipertemukan melalui tulisan. Eh, bener nggak sih? Lebih tepatnya karena memiliki passion atau hobi yang sama di dunia tulis-menulis. Sebuah persahabatan memang bisa terjalin dari mana saja, kapan saja dan bahkan dari sebuah ketidaksengajaan.

Inilah maksud dari kata ‘serendipity’ yang kerapkali aku promosikan. Persahabatan dan sebuah ketidaksengajaan yang menyenangkan. Kita semua memiliki sahabat. Baik yang kita kenal semasa sekolah, kuliah atau mungkin selama kita bekerja. Ada hal yang membuat kenapa kita dipertemukan dan terjalinlah sebuah persahabatan tersebut.

Salah satunya sosok yang satu ini? Saha eta?Β Yaps, Textratis yang punya nama asli? Adakah yang tahu siapa nama aslinya? Di mana dia berasal? Apakah dia anak semata wayang atau anak tunggal? Apa pekerjaannya di dunia nyata?

Semoga tulisanku kali ini tidak menjadi viral kembali seperti saat itu. Inspirasi menulis sesungguhnya bisa kita dapatkan dari apa saja. Salah satunya dari tokoh atau sosok seseorang, seperti sosok Bung Textra ini. Bung Textra memang terkenal konon dengan sifat yang ramah-tamah alias friendly. Seperti negara Indonesia tercinta yang penduduknya ramah-tamah. Dia juga sosok yang humoris dan suka becanda. Atau mungkin ada julukan lain untuk sosok Bung Textra ini jika kalian mengenalnya dengan baik.

Sepertinya semua penghuni Penakata adalah sahabat baiknya. Baik di dunia nyata maupun yang dipertemukan via virtual. Aku belajar banyak dari dia. Namun, aku bingung pernah belajar apa dari dia ya? Hahaha. Mungkin ilmu tak kasatmata atau konsultasi di Klinik Textratis. Soalnya aku punya masalah pada perut, sehingga aku tidak minum kopi. Bukan karena aku pilih-pilih. Nanti kalo perutku bermasalah aku mau berobat ke Klinik Textratis saja, siapa tahu obatnya manjur. No, baper needed guys.

Aku berterima kasih bisa menjadi salah satu deretan dari sahabatnya. Padahal sahabat hanya sebatas kenal via virtual saja. Jadi bisa disimpulkan bahwa kedekatan kami hanya sebatas sahabat.

Aku tidak suka menuliskan sesuatu yang ambigu atau malahan menimbulkan wacana. Tidak ada yang disembunyikan dan memang tidak ada hal yang tersembunyi untuk dijelaskan. Tetap semangat semua sahabat di Penakata.

 

My, somewhere in Central JavaΒ 

 

 

22 KOMENTAR

  1. πŸ€”πŸ€”πŸ€” Kayak pernah baca nama ini entah di mana? Kayaknya di kehidupan lain deh. Ah, aku sudah lupa. Bon, titip salam buat sosok bernama Textratis, ya? Ada salam dari Babang Jibril. Salam dari laurel. WkwkwkπŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»