“Apa sebenarnya yang sedang terjadi di dunia ini?”

“Kenapa semua seperti ini?”

“Kenapa terlihat tidak beres?”

Jika kamu pernah mempertanyakan hal-hal seputar itu, dan kamu resah melihat keadaan yang terjadi akhir-akhir ini, buku Why the Rich Are Getting Richer bisa memberikan kamu beberapa referensi dan alasan-alasannya.

Salah satu perkara yang membuat kehidupan ini berjalan adalah uang. Bila uang terganggu, maka berdampaklah kepada hidup manusia. Pada buku, kita dibeberkan masalah-masalah keuangan yang mungkin sering kita abaikan, padahal efeknya terasa betul dalam hidup kita. Di sini dijelaskan hal ihwal uang, asal-usulnya, sistem yang menjadi dalangnya, sebab masalah terjadi, dan tidak lupa; solusinya.

Ada juga pengetahuan bagus tentang utang, pajak, dan pendapatan. Orang-orang kaya, dengan kecerdasan mereka soal ilmu pendidikan keuangan, membuat mereka mampu mengambil manfaat dari aturan-aturan pajak, memanfaatkan utang, dan cara-cara legal bagiamana agar mereka tidak menanggung pajak yang besar, yang memberikan alasan kenapa cenderung orang kaya malah semakin kaya dan orang miskin semakin susah.

Saya mendapat sudut pandang dari buku ini, bahwasanya memang banyak orang-orang berduit yang jahat dan mencurangi kalangan orang-orang bawah. Akan tetapi, tidak boleh juga dilupakan orang-orang kaya yang peduli dengan problem-probem kesenjangan antara si miskin dengan si kaya yang semakin melebar.

Di katakan bahwa, sistem perekonomian dunia saat ini cenderung menguntungkan orang-orang kaya ketimbang memberi kesempatan kepada orang miskin. Sebenarnya banyak kesempatan juga bagi orang bawah untuk merubah kondisi mereka, namun kesempatan saja tidak bisa merubah keadaan kalau tidak dibarengi dengan upaya memanfaatkan kesempatan tersebut.

Masalahnya, sudahlah kesempatan yang tidak selalu mulus, kebanyakan kita malah terbiasa dengan pemikiran bekerja untuk mencari uang. Kata Robert Kiyosaki, kebiasaan pendidikan di sekolah adalah mengajarkan pelajar untuk menjadi karyawan yang bekerja “mencari” uang, bukan membiasakan pelajar untuk berusaha membuat uang yang bekerja sendiri untuk mereka.

Saya setelah membaca buku ini merasa tidak banyak yang bisa saya praktekkan langsung dalam kehidupan nyata. Saya yakin itu terjadi pada saya karena keberanian untuk merubah sesuatu belum kuat. Bila kalian punya semangat kuat menuju perubahan, maka saya sarankan membaca dan segera praktekkan buku ini.

Kalimat yang paling saya suka dari buku ini adalah,

Perbedaan antara orang kaya, miskin, dan kelas menengah adalah pendidikan, sayangnya bukan pendidikan yang bisa kita temukan di sekolah.

Bukan bermaksud untuk menjelek-jelekkan sekolah kita, saya percaya pemerintah kita sudah menyadari hal ini sejak lama dan sedang berusaha memperbaikinya. Pengetahuan ini perlu diketahui banyak orang agar timbul kesepahaman yang baik antara masyarakat umum dan pemerintahan.

Meskipun tidak semua ilmu dalam buku ini bisa saya praktikkan, tetapi saya bersyukur bisa mengetahui wawasan-wawasan yang diberikan. Setidaknya bisa menjadi bekal bagi diri kita untuk lebih siap menjadi lebih baik ke depannya.