sumber: dok. pribadi

Temanggung merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terletak di Lereng Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Selain itu, Temanggung terletak di tengah-tengah antara Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal. Kabupaten kecil yang suhu udaranya sejuk ini terkenal dengan hasil perkebunan tembakaunya yang melimpah, sehingga tak heran sering disebut Kota Tembakau.

Kalau soal tempat wisata alam yang murah meriah, Temanggung jagonya. Di Kecamatan Kandangan, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Kalau kita pergi ke Kandangan, beberapa wisata alam ini bisa kita kunjungi sekali jalan. Sudah murah, letaknya berdekatan pula.

  1. Menikmati Hutan Pinus yang Rindang di Taman Gua Sigrowong
sumber: dok. pribadi

Hutan Pinus Sigrowong terletak di Desa Gesing, Kecamatan Kandangan. Siapa bilang kalau hutan pinus yang tinggi menjulang dan rimbun itu menakutkan? Di sini, kita bisa melihat hutan pinus yang justru bisa menjadi spot foto-foto yang seru. Tak perlu repot-repot mencari tempat ini, karena selain terjangkau Google Maps, pintu masuknya pun di kiri jalan yang pasti kita akan melewatinya.

Di tempat ini, kita tidak perlu membayar tiket mahal-mahal. Cukup 5.000 rupiah per orang, dengan biaya parkir sepeda motor 2.000 rupiah, sementara parkir mobil 5.000 rupiah, dan bus 10.000 rupiah. Begitu masuk, kita akan disuguhkan pemandangan hutan pinus dengan berbagai hiasan. Ada gazebo yang seru untuk duduk-duduk santai, ada pula hiasan-hiasan gantung seperti bola dan payung yang dijamin instagrammable. Bahkan, di Taman Sigrowong ini para pengunjung bisa berkemah dan outbond. Sepertinya seru, ya?

Oh ya, menikmati tempat wisata sepertinya kurang menarik kalau belum tahu sejarahnya. Di Taman Sigrowong ini, ternyata ada gua buatan dengan kedalaman 7 meter dan berdiameter 80 cm bernama Gua Sigrowong yang dibangun pada masa agresi militer Belanda (1949 – 1950). Gua ini menjadi salah satu saksi perjuangan para pasukan Tentara Pelajar Temanggung yang bersembunyi dari serangan Belanda.

Desa Gesing ini juga merupakan desa ekowisata. Selain bisa mengunjungi Taman Sigrowong, kita juga bisa membeli oleh-oleh khas Temanggung yaitu Pisang Aroma langsung dari pabriknya.

  1. Melihat Telaga Buatan yang Beradu dengan Panorama Alam di Embung Tlogopucang
sumber: dok. pribadi

Setelah puas mengunjungi Taman Sigrowong, kita tinggal melanjutkan perjalanan ke Embung Tlogopucang. Tak jauh dari Taman Sigrowong, tinggal lurus saja terus. Embung Tlogopucang terletak di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan.

Embung adalah sebutan untuk telaga buatan yang berfungsi sebagai penampung air hujan jika musim kemarau tiba untuk mengantisipasi kekeringan. Di tempat ini, selain menikmati telaga yang menyejukkan, kita seperti berada di atas hamparan panorama alam. Pemandangannya pun sungguh menakjubkan. Apalagi jika cuaca cerah, kita bisa menikmati Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Gunung Prau yang gagah.

sumber: dok. pribadi

Oh ya, di sini tiket masuk juga murah meriah, lho. Cukup 3.000 rupiah per orang sudah sekaligus parkir. Selain spot foto-foto yang ciamik, kita juga bisa berkemah di sini untuk menikmati sunrise di pagi hari. Yang terpenting, jangan buang sampah sembarangan, ya. Apalagi mencemari embungnya.

  1. Watu Angkrik dan Watu Layah, Si Gardu Pandang di Atas Awan
sumber: dok. pribadi

Setelah mengunjungi Embung Tlogopucang, langsung saja kita meneruskan perjalanan ke Watu Angkrik dan Watu Layah. Masih berada di Desa Tlogopucang juga, lho.

Jalan masuk ke Watu Angkrik dan Watu Layah berbeda arah, tetapi berdekatan. Tenang, tiket masuk gratis kok. Kita hanya perlu merogoh kocek untuk parkir yaitu 2.000 rupiah/motor dan disediakan kotak sumbangan seikhlasnya untuk perawatan tempat wisata.

sumber: dok. pribadi

Di sini, wisatawan bisa menaiki gardu pandang berukuran besar untuk melihat hamparan pepohonan dan panorama alam. Bahkan jika berkunjung pagi-pagi sekali, kita serasa berada di antara gumpalan awan. Selain gardu pandang, ada juga gazebo dan beberapa hiasan yang juga menarik untuk berswafoto serta fasilitas untuk flying fox.Tidak usah takut kelaparan, di sini juga banyak warung-warung yang makanan dan minuman.

Oh ya, meski kedua tempat ini hampir sama, namun rugi deh kalau hanya dikunjungi salah satu saja. Pemandangannya, dijamin tidak akan membosankan.

Nah, ini baru Kecamatan Kandangan lho yang kita kunjungi, masih banyak destinasi wisata di Temanggung yang tak kalah indah. Yang terpenting ketika berwisata adalah tidak merusak fasilitas maupun merusak alam. Apalah arti foto instagrammable jika kita merugikan alam dan orang lain, terutama Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) setempat yang mengelola objek wisata tersebut. Ya, kan?

6 KOMENTAR